Panduan Cari Lowongan Kerja di Masa Pandemi Covid- 19

Panduan Cari Lowongan Kerja di Masa Pandemi Covid- 19

Pandemi Covid- 19 sudah membuat luluh lantah ekonomi, tercantum sebagian industri di Indonesia. Dampaknya, banyak tenaga kerja yang kesimpulannya dirumahkan sedangkan ataupun apalagi di PHK( pemberhentian ikatan kerja).

Dari informasi web pencari kerja, Jobstreet Indonesia mencatat, sepanjang pandemi covid- 19 terjalin peningkatan 50% pelamar kerja di situsnya. Apalagi satu lowongan pekerjaan yang umumnya cuma dicari oleh 400 pelamar kerja, saat ini naik 2 kali lipat jadi 800 pelamar kerja.

Berikut panduan untuk para calon pekerja buat dapat dipelajari, supaya dapat dengan gampang memperoleh pekerjaan di tengah pandemi covid- 19 dikala ini.

1. Keahlian Teknologi di Tingkatkan lowongan kerja

Bagi Country Manager Jobstreet Indonesia Faridah Lim, di masa yang serba digital ini, para pencari kerja diharapkan dapat terus meningkatkan keahlian di luar relevansi bidang yang dilamar.

Misalnya saja buat mengidentifikasi serta menyesuaikan diri dengan bermacam teknologi, yang dikala ini jadi salah satu kunci buat dapat berbicara apalagi buat dapat menuntaskan pekerjananya.

” Dikala menghubungi pencari kerja ataupun interview, saat ini dicoba lewat teknologi. Serta aku memandang banyak sekali pencari kerja begitu dihubungi ataupun interview, mereka masih kesusahan. Mereka berkata kalau aduh aku tidak memiliki Zoom ataupun Skype. Sehingga ini menyulitkan industri buat melaksanakan proses interview,” ucapnya dalam video conference, Rabu( 7/ 10/ 2020).

2. Masukan informasi diri di CV Selengkap Mungkin

HR Services Assistant Manager PT Panasonic Gobel Indonesia Lilis Sukarno berkata, sebagai perekrut kerja dirinya memanglah hendak mengedepankan mereka yang sanggup di bidang teknologi, perihal itu juga hendak jadi nilai plus bila dimasukkan di dalam Curriculum Vitae( CV).

Data perinci menimpa keahlian ataupun kemampuan di dalam CV, kata Lilis sangat berarti untuk pelamar kerja. Sebab dengan begitu, bila si pelamar tidak sesuai ditempatkan di industri yang ia lamar tersebut, si perekrut mungkin masih dapat buat merekomendasikan ke industri lain yang memerlukan tenaga kerja, cocok dengan keahlian sang pelamar.

” Sebab lowongan pekerjaan itu, bisa jadi di bagian kami yang rekrut, ini kayaknya ia tidak sesuai, kita memiliki kandidat lain, bisa jadi kita hendak tawarkan ke tempat lain,” ucap Lilis.

3. Berbicara Yang Baik

Seseorang pelamar wajib siap buat menempuh bermacam metode interview, terlebih di tengah pandemi dikala ini. Alasannya sebagian perusahan sudah kurangi interkasi tatap muka, sehingga umumnya interview dicoba secara virtual.

” Saat ini ini kita tidak cuma memandang dari wujud orangnya, yang terutama, utama itu mereka buat komunikasi wajib dapat ataupun wajib memiliki. Jangan kala kita ingin interview, kita menunggu, kami dapat interview tidak? Nah itu yang bagi kita sangat memakan waktu. Telah ketahui ia cari kerja, jadi ia harusnya telah ready,” HR Services Assistant Manager PT Panasonic Gobel Indonesia Lilis Sukarno.

4. Sanggup Mengoperasikan Sosial Media

Talent Acquisition& Scouting Manager Danone Indonesia Almer Hafiz menekankan keahlian menguasai dunia digital sangat dibutuhkan industri dikala ini. Alasannya di tengah pandemi covid- 19 dikala ini, sikap konsumen sudah berganti. Rata- rata seluruh warga lebih bahagia buat melaksanakan belanja secara online.

” Mereka wajib menaikkan skill terpaut dengan digital marketing, social media, digital informasi, tercantum big informasi analytic. Itu yang wajib dapat ditambahkan skill- nya.”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *