Sepak Terjang Pembedahan Militer Krusial KRI Nanggala- 402

Kapal selam KRI Nanggala- 402 dinyatakan tenggelam beserta 53 awak di dalamnya. Kapal selam tersebut berkontribusi lumayan lama dalam melindungi daerah perairan Indonesia.

KRI Nanggala- 402 ialah kapal pabrikan Jerman pada 1979. Dilansir dari halaman formal Tentara Nasional Indonesia(TNI), kapal tersebut bergabung ke TNI- AL semenjak 1981.

Misi yang sempat diikutinya ialah, misi intelijen di Timor Timur buat melacak pergerakan pasukan Interfet( International Force for East Timor) pada Agustus- Oktober 1999.

Kapal selam tersebut pula sempat dikirim ke perbatasan Filipina buat melacak jaringan penyelundupan senjata dalam konflik di Ambon serta Poso pada 1998- 2000 berita gadget terbaru .

Laksamana Muda( Purn) Frans Wuwung berkata, KRI Nanggala 402 bersama KRI Cakra 401 di perairan Timor Timur dikala itu sempat membuat Australia mengurungkan niatnya buat berperan macam- macam terhadap Indonesia.

” terdapat banyak kekuatan waktu itu yang ingin masuk tidak hanya Australia. Tetapi setelah itu mereka ragu sebab terdapat Nanggala di situ. Itu namanya dampak deterrent,” kata Frans semacam dilansir detikcom, Sabtu( 24/ 4).

Tahun 2004, KRI Nanggala sukses menenggelamkan eks KRI Rakata, suatu kapal tunda samudera buatan 1942 dengan torpedo SUT dalam Latihan Pembedahan Laut Gabungan( Latopslagab) XV/ 04.

Pada Mei 2005, KRI Nanggala 402 ditugaskan mengarah kawasan Kalimantan Timur. Penugasan ini buat memantau serta berjaga- jaga bila terjalin suatu di tengah konflik sengketa Blok Masela.

Dikenal, dikala itu, Kapal Diraja Rencong kepunyaan Malaysia melaksanakan manuver- manuver yang membahayakan pembangunan mercusuar Karang Unarang di Kawasan itu. Setelah itu, KRI Tedong Naga 819 dari Indonesia terpaksa menyerempet Kapal tersebut.

Tahun 2015, KRI Nanggala 402 bergabung dalam Satuan Tugas Perisai Nusa- 15 buat melakukan Pembedahan Siaga Tempur Laut.

Pembedahan tersebut meliputi penangkalan serta penindakan pelanggaran daerah perairan yuridiksi nasional Indonesia kawasan Timur dalam rangka menunjang Tupok Tentara Nasional Indonesia(TNI).

Dalam Pembedahan Siaga Tempur Laut, KRI Nanggala dikira sangat menunjang sebab memiliki dampak cegah yang besar dari dasar laut.

Sampai setelah itu, KRI Nanggala- 402 bersama 53 awaknya karam di kedalaman lebih dari 800 m dari permukaan air laut.

Mulanya, KRI Nanggala- 402 tengah melaksanakan latihan di perairan Bali. Tetapi, KRI Nanggala- 402 dinyatakan lenyap kontak. Tentara Nasional Indonesia(TNI) beserta pihak terpaut lalu melaksanakan pencarian. Misi pencarian tidak membuahkan hasil sampai hari kelima sampai dinyatakan karam.

Baca Juga : Peluang Usaha Untuk Mahasiswa

Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia(TNI) Angkatan Laut( KSAL) Laksamana Tentara Nasional Indonesia(TNI) Yudo Margono berkata kapal selam KRI Nanggala 402 yang pernah lenyap kontak semenjak Rabu( 21/ 4) di perairan Bali, telah ditemukan terletak di kedalaman 838 m di dasar permukaan laut.

Yudo berkata KRI Nanggala 402 ditemui terbelah jadi 3 bagian. Ada bagian yang terlepas dari tubuh utama kapal, setelah itu ada bagian balik kapal tidak berbadan tekan, berikutnya kemudi horizontal serta vertikal.

” Ini ada bagian- bagian dari KRI Nanggala. Jadi di situ KRI Nanggala terbelah jadi 3 bagian,” kata ia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *